← Kembali ke Daftar Isi
Roll Dryer
1. Pengenalan
Modul Roll Dryer merupakan metode pengeringan alternatif yang memproses veneer basah secara langsung tanpa melalui proses sticking terlebih dahulu. Veneer basah dari palet wet veneer dimasukkan ke mesin roll dryer dan dikeringkan dalam hitungan menit — jauh lebih cepat dibandingkan Kiln Dryer yang membutuhkan beberapa jam.
Metode ini cocok untuk veneer tipis yang tidak memerlukan jarak stik antar lembaran untuk pengeringan. Hasilnya berupa palet dried veneer yang siap ditransfer ke tahap produksi selanjutnya.
Modul ini memiliki dua tab utama:
- Ready for Drying — Daftar palet wet veneer yang tersedia untuk diproses
- Process History — Riwayat seluruh operasi roll drying yang sudah dilakukan
2. Kartu Ringkasan
Di bagian atas halaman terdapat empat kartu ringkasan:
| Kartu |
Keterangan |
| Ready to Dry |
Jumlah palet wet veneer yang tersedia untuk diproses |
| In-Progress Dried |
Jumlah stack dried veneer yang sedang diakumulasi |
| In-Progress Wet |
Jumlah palet wet re-stack yang sedang diakumulasi |
| Processed Today |
Jumlah palet yang sudah diproses hari ini |
3. Alur Kerja Roll Dryer
Proses roll drying terdiri dari 5 langkah:
3.1 Memilih Palet Wet Veneer
- Klik tombol Scan QR Code di bagian atas halaman, atau
- Pilih palet dari daftar pada tab Ready for Drying.
- Palet yang dipilih harus berstatus "available" dan sudah lolos QC.
- Setelah palet dipilih, modal proses akan terbuka menampilkan detail palet sumber.
3.2 Informasi Palet Sumber
Modal proses menampilkan detail palet wet veneer yang akan diproses:
- Kode QR (misalnya WV-260315-001)
- SKU, nama barang, jenis kayu, dan grade
- Dimensi (lebar × panjang × tebal)
- Quantity (jumlah lembar) dan volume (m³)
- Lokasi penyimpanan
3.3 Mengatur Output Veneer Kering
Pada bagian "Properly Dried Veneers" (berwarna hijau), tentukan hasil veneer yang berhasil dikeringkan:
- Klik Add Dried Output.
- Pilih tujuan:
- New Stack — Membuat palet dried veneer baru (kode QR otomatis dengan prefix DV)
- Add to Existing — Menambahkan ke palet dried veneer yang sudah ada (harus SKU yang sama)
- Masukkan quantity (jumlah lembar) yang dikeringkan.
- Masukkan lokasi penyimpanan.
- Klik Add untuk menambahkan output.
Anda dapat menambahkan output ke beberapa stack berbeda dalam satu operasi. Misalnya, 300 lembar ke stack baru dan 200 lembar ke stack yang sudah ada.
3.4 Mengatur Output Veneer yang Masih Basah
Jika ada lembaran yang belum kering sempurna, gunakan bagian "Still Wet (Needs Re-drying)" (berwarna merah):
- Klik Add Wet Re-stack Output.
- Pilih tujuan:
- New Stack — Membuat palet wet veneer baru (kode QR otomatis dengan prefix WV)
- Add to Existing — Menambahkan ke palet wet veneer yang sudah ada
- Masukkan quantity dan lokasi.
- Klik Add.
Palet wet re-stack yang dibuat akan berstatus "available" dan dapat diproses kembali melalui Roll Dryer atau dikirim ke proses Sticking/Kiln Dryer.
3.5 Memastikan Alokasi Lengkap
Di bagian bawah modal terdapat indikator "Remaining Quantity":
- Hijau (0 sisa) — Seluruh quantity palet sumber sudah dialokasikan. Tombol Complete Process aktif.
- Kuning (masih ada sisa) — Masih ada lembar yang belum dialokasikan. Tombol Complete Process belum dapat diklik.
Total quantity output (dried + wet re-stack) harus sama persis dengan quantity palet sumber. Anda tidak dapat menyelesaikan proses jika masih ada sisa yang belum dialokasikan.
3.6 Mencatat Waktu Pengeringan
- Masukkan Drying Time (waktu pengeringan) dalam menit.
- Field ini wajib diisi (minimum 1 menit).
3.7 Menyelesaikan Proses
- Pastikan semua quantity sudah dialokasikan (remaining = 0).
- Pastikan waktu pengeringan sudah diisi.
- Tambahkan catatan jika perlu (opsional, maksimal 1000 karakter).
- Klik tombol Complete Process.
- Sistem akan:
- Menandai palet wet veneer sumber sebagai "consumed"
- Membuat/memperbarui palet dried veneer output
- Membuat/memperbarui palet wet re-stack (jika ada)
- Mencatat riwayat proses dengan ID unik (format RD-YYYY-NNNN)
4. Skenario Distribusi Output
Roll Dryer mendukung beberapa skenario distribusi output yang fleksibel:
| Skenario |
Keterangan |
| 100% Kering |
Seluruh output masuk ke dried veneer, tidak ada wet re-stack |
| 100% Masih Basah |
Seluruh output masuk ke wet re-stack, tidak ada dried output (pengeringan tidak berhasil) |
| Campuran |
Sebagian kering, sebagian masih basah — dialokasikan ke kedua kategori |
| Multi-Stack |
Dalam satu kategori, output dapat disebar ke beberapa stack berbeda |
5. Tab Process History
Tab ini menampilkan riwayat lengkap seluruh operasi roll drying. Setiap record menampilkan:
- Process ID — Nomor unik proses (format RD-YYYY-NNNN)
- Palet Sumber — Kode QR palet wet veneer yang diproses
- Hasil Kering — Quantity dan volume veneer yang berhasil dikeringkan
- Hasil Re-stack — Quantity dan volume veneer yang masih basah
- Waktu Pengeringan — Durasi pengeringan dalam menit
- Diproses Oleh — Nama pengguna yang melakukan proses
- Tanggal/Waktu — Kapan proses dilakukan
- Catatan — Catatan proses (jika ada)
Riwayat ditampilkan dengan paginasi (50 item per halaman).
6. Alur Status Palet
6.1 Palet Wet Veneer (Input)
| Status |
Keterangan |
| available |
Siap diproses melalui Roll Dryer |
| in-roll-dryer |
Sedang dalam proses pengeringan |
| consumed |
Seluruh quantity sudah dialokasikan ke output |
6.2 Palet Dried Veneer (Output Kering)
| Aspek |
Detail |
| Kode QR |
DV-YYMMDD-NNN (dibuat otomatis) |
| Status |
in-progress (sedang diakumulasi) |
| Sumber |
Ditandai sebagai "roll-dryer" |
6.3 Palet Wet Re-stack (Output Basah)
| Aspek |
Detail |
| Kode QR |
WV-YYMMDD-NNN (dibuat otomatis) |
| Status |
available (dapat diproses kembali) |
| Sumber |
Ditandai sebagai "roll-dryer-restack" |
7. Perbedaan Roll Dryer vs Kiln Dryer
| Aspek |
Roll Dryer |
Kiln Dryer |
| Input |
Wet veneer langsung dari palet |
Sticked wet veneer (sudah di-sticking) |
| Sticking Process |
Tidak diperlukan |
Harus melalui sticking terlebih dahulu |
| Waktu |
Menit |
Jam (8–24 jam) |
| Kapasitas |
Per lembar (satu palet per proses) |
Per mesin (hingga 65 m³) |
| Cocok untuk |
Veneer tipis, volume kecil |
Veneer tebal, volume besar |
| Unsticking Process |
Tidak diperlukan (langsung jadi dried veneer) |
Diperlukan (veneer masih menempel di stik) |
8. Hubungan dengan Modul Lain
- Receiving (Hulu) — Menyediakan palet wet veneer yang menjadi input Roll Dryer. Palet harus sudah lolos QC (status "available").
- Sticking (Jalur Alternatif) — Roll Dryer merupakan jalur alternatif dari Sticking. Palet wet veneer yang sama dapat diproses melalui Roll Dryer atau Sticking, tetapi tidak keduanya.
- Kiln Dryer (Proses Paralel) — Palet wet re-stack dari Roll Dryer dapat dikirim ke Kiln Dryer untuk pengeringan tambahan. Output dari kedua mesin (Roll Dryer dan Kiln Dryer) setara dalam hal penggunaan hilir.
- Transfer Dried Veneer (Hilir) — Palet dried veneer yang dihasilkan Roll Dryer dapat ditransfer ke CB, Pembahanan, atau GBJ.
- Inventory — Palet dried veneer dan wet re-stack yang dibuat otomatis tercatat dalam inventori.
9. Tips Penggunaan
- Gunakan Roll Dryer untuk veneer tipis yang dapat dikeringkan dengan cepat tanpa perlu sticking.
- Pastikan seluruh quantity palet sumber sudah dialokasikan sebelum menyelesaikan proses — tidak boleh ada sisa.
- Jika pengeringan tidak berhasil sepenuhnya, alokasikan lembar yang masih basah ke wet re-stack daripada memaksakan sebagai dried output.
- Manfaatkan fitur Add to Existing untuk menggabungkan output dari beberapa proses ke satu stack yang sama, selama SKU-nya sesuai.
- Catat waktu pengeringan secara akurat untuk referensi dan analisis efisiensi.
- Gunakan catatan untuk mencatat kondisi khusus (misalnya kelembaban tinggi, veneer tipis/tebal).
- Palet wet re-stack dapat diproses ulang melalui Roll Dryer — tidak perlu dibuang.